7 Hewan Unik Bewarna Emas di Dunia Emas biasa identik dengan kemewahan, tetapi berbeda dengan hewan-hewan berikut ini yang memiliki warna yang tidak kalah menarik dari emas. Berikut 7 Hewan Unik Bewarna Emas di Dunia : versi http://fajrimansyahshare.blogspot.com/ Ikan Mas Raksasa Ikan raksasa yang ditemukan di laut taiwan ini memiliki warna emas yang sungguh menakjubkan, warna emas dari ikan raksasa ini dimulai dari ujung mulut hingga ekornya. Ikan yang hanya ada satu di dunia ini milik seorang pengusaha taiwan yang dibeli dengan harga 7,5 miliar.Ikan yang masih dalam penelitian para ahli tersebut termasuk jenis ikan koi, selain ikan ini sebenarnya ada jenis ikan lain yang juga memiliki warna emas, tetapi tidak terlalu mencolok seperti ikan ini. Ikan ini juga diternakan di beberapa negara asia, termasuk Indonesia.Keunikan lain ikan mas koi ini adalah termasuk ikan yang sangat bersahabat dan jinak kepada pemiliknya. Ikan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi beberapa turis di Taiwan. Katak Emas Golden frog poison, Katak jenis ini sekarang sedang terancam punah. Sekarang katak emas beracun ini telah dikembangbiakan di pantai barat Kolombia, bersama hewan langka lainnya. Pengelola ekosistem buatan khusus untuk katak emas ini dilakukan oleh fundacion proaves, sebuah konservasi hewan ternama di Kolombia. Selain keunikan warna emasnya, racun bernama alkolid yang dimiliki katak ini juga membuatnya tergolong katak yang sangat langka.Pada zaman dulu katak beracun ini digunakan untuk berburu, racun yang dimilikinya sangat berbahaya. Dengan memegang racun dari katak ini dapat membuat efek kejang, dan dapat menghentikan detak urat nadi. Kematian yang diakibatkan racun ini akan berlangsung dalam hitungan detik. Ular Emas (Golden Snake) Selanjutnya ada ular emas. Ada dua jenis ular bewarna emas, yaitu golden tree snake dan golden cat snake. Kebanyak ular emas ini hidup di habitat pada pasir. Terutama golden cat snake, warna emas dari ular ini dibantu oleh suhu dari pasir tempat tinggalnya. Ular ini pandai untuk berkamuflase. Warna keemasan tubuhnya sering kali tersamarkan oleh cuaca panas padang pasir. Untuk itu hati-hatilah anda jika mengunjung padang pasir.Sedangkan golden tree snake, biasanya hidup di atas pepohonan, ular ini juga sering disebut ular terbang. Ular ini termasuk ular berbisa, walaupun tidak berbahaya bagi manusia, ular ini biasa ditemukan di kawasan hutan asia tenggara, seperti Indonesia, Cina Selatan, India dan Sri Lanka Kumbang Emas (Golden Scarab) Hewan dengan nama latin chtysina resplendens ini merupakan hewan endemik Amerika Tengah. Penyebarannya lebih banyak di negara kosta rika, panama, el salavador, dan beberapa negara Amerika Tengah lainnya. Warna emas yang dimiliki kumbang ini terdapat pada cangkangnya, sementara bagian bawah tubuhnya bewarna hitam.Kumbang ini juga termasuk hewan yang terancam punah, karena populasinya yang terus menurun. Sebagian besar karena hutan-hutan sebagai tempat tinggal mereka mulai tergusur oleh penebangan liar. Selain chrysina replendens, kumbang bewarna emas lainnya adalah Golden Tortoise Beetle, atau Kumbang kura-kura emas. Seperti halnya golden Scarab, warna emas kumbang ini terdapat pada cangkangnya sedangkan bagian bawah tubuhnya bewarna hitam. Monyet Emas Hewan unik bewarna emas selanjutnya adalah dari Primata, yaitu Monyet Emas (The golden marmoset atau The golden lion tamarin). Hewan ini termasuk hewan yang terancam punah juga. Diperkirakan populasi golden marmoset kurang lebih 1500 ekor, dan akan terus berkurang. Hewan yang memiliki warna emas pada bulunya berhabitat di pantai atlantik brazil.Dari 1500 ekor, hanya 1000 ekor yang hidup di alam bebas. Sedangkan sisanya di lindungi, untuk menyelamatkannya dari kepunahan. Penangkaran dilakukan karena habitat golden marmoset sudah semakin berkurang, akibat penebangan liar, ataupun pergantian lahan menjadi kawasan pertanian.Keunikan lainnya adalah hewan ini hanya memiliki tubuh tidak lebih dari 50 cm dengan berat tubuh hanya 700 gram saja pada hewan dewasa. Bulu emasnya yang sangat lebat membuat hewan ini terlihat lebih besar. Laba-Laba Emas (Golden Jumping Spider) Laba-laba jumping ini adalah pemburu dan predator yang menyergap daripada web penenun sehingga orang akan berpikir mereka memiliki exoskeleton, berkilauan metalik tidak akan sesuai dengan kepentingan mereka. Mungkin penampilan emas laba-laba ini adalah sesuatu yang hanya mata manusia yang dapat melihatnya bukan mangsanya. Burung Emas (Golden Weaver Bird) Dan hewan unik bewarna emas yang terakhir adalah Burung Emas Afrika. Biasa ditemukan di Afrika Timur dan Selatan, burung ini berasal dari Kenya ke Afrika Selatan. Burung-burung ini dapat membentuk ribuan kawanan dan uniknya lagi sarang mereka berbentuk butiran air mata yang dapat menggantung dari pohon savana daun dilucuti oleh puluhan.Golden Weaver ini tidak terancam punah karena salah satu kerabat mereka (Red billed Quelea) dianggap sebagai burung yang paling banyak di dunia dengan jumlah mencapai 1,5 miliar. Emas biasa identik dengan kemewahan, tetapi berbeda dengan hewan-hewan berikut ini yang memiliki warna yang tidak kalah menarik dari emas. ... Baca Selengkapnya
Ternyata Leher Adalah Penyeimbang Bagi Ayam Pernahkah anda berpikir kenapa ketika badan ayam digerakkan kemanapun tetapi bagian leher ayam tersebut tidak bergerak? Dan apa yang terjadi jika leher ayam tersebut ditahan? Jawabannya adalah kepala ayam tersebut akan jatuh dan langkah ayam tersebut akan terhuyung-huyung, ayam akan kehilangan keseimbangan ketika lehernya mengalami tekanan ataupun tahanan. Karena titik lemah ayam terdapat pada leher mereka, yang berfungsi sebagai penyeimbang saat mereka berjalan. Begitu juga pada manusia ketika lehernya ditekan akan kehilangan keseimbangan. Contoh : ketika temanmu sedang duduk, coba anda tekan jidadnya dan pasti temanmu tidak bisa berdiri karena lehernya mengalami tekanan sehingga tidak dapat berdiri. Pernahkah anda berpikir kenapa ketika badan ayam digerakkan kemanapun tetapi bagian leher ayam tersebut tidak bergerak? Dan apa yang terja... Baca Selengkapnya
Manusia Tertinggi di Dunia Akhirnya Menikah Sultan Kosen, manusia tertinggi di dunia akhirnya menemukan perempuan impiannya. Kondisi Kosen yang sangat tidak biasa ini disebabkan oleh tumor pada kelenjar hipofisis. Kosen tumbuh normal sampai usianya sepuluh tahun, namun tumor tersebut menyebabkan pertumbuhannya meningkat dengan sangat cepat dan berhenti pada 2012. Dia adalah salah satu dari sepuluh orang yang memiliki tubuh yang sangat tinggi. Kosen berhasil melampaui pria asal China, Bao Xishun sebagai manusia tertinggi di dunia empat tahun silam. Kosen menikah dengan perempuan bernama Merve Dibo. Pasangan bahagia ini menikah di Turki pada 28 Oktober 2013. Pria yang memiliki tinggi 2,52 meter ini menikahi Dibo yang hanya memiliki tinggi 1,73 meter. "Sekarang saya akan memiliki keluarga sendiri dan kehidupan yang lebih baik," kata Kosen, Seperti di lansir Metro Mimpi pria berusia 37 tahun ini untuk memiliki sebuah keluarga akhirnya terwujud "Sayang saya tak bisa menemukan gadis dengan tinggi yang cocok dengan ukuran saya sendiri. Tunangan saya tingginya lebih dari 1,75 meter, tapi saya percaya saya telah menemukan orang yang tepat,” akunya seperti dilansir oleh mirror." Dan dirinya berharap bisa memiliki mobil yang berukuran besar agar istrinya dapat melakukan perjalanan di sisinya. Setelah menjadi manusia tertinggi di dunia pada 2009 silam, Kosen berhasil menjadi selebriti. Pasangan ini mengundang beberapa tokoh penting untuk hadir di acara pernikahan mereka di kota kelahirannya di Mardin, Turki. Tamu-tamu yang hadir termasuk sejumlah politisi, bahkan Presiden Turki Abdullah Gul dan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan juga ikut hadir dalam pesta pernikahan Kosen dan Dibo. Pria pemilik telapak tangan sebesar 27,5 cm dan kaki sepanjang 36,5 cm ini harus mengenakan jas khusus yang dibuat untuk acara pernikahannya. Selamat menempuh hidup baru Kosen ! Sultan Kosen, manusia tertinggi di dunia akhirnya menemukan perempuan impiannya. Kondisi Kosen yang sangat tidak biasa ini disebabkan ol... Baca Selengkapnya